E-learning merupakan singkatan dari elektronik learning merupakan cara baru dalam proses belajar mengajar menggunakan media pembelajarannya E -learning merupakan dsar dan konsekuensi logis dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi.
Enam potensi kunci dan pemanfaatan(TIK)
- Konektivitas, akses terhadap beraneka ragam informasi “tersedia” dalam segala global.
- Fleksibilitas, belajar dapat dilaksanakan dimana saja & kapan saja.
- Interaksi, evaluasi belajar dapat dilaksnakan seketika dan mandiri siswa dapat mengerjakan tugas, menjawab pertanyaan.
- Kolaborasi, penggunaan perangkat diskusi dapat mendukung pembelajaran kolaborasi diluar ruang kelas.
- Peluang pengembangan, konten digital dapat terus menerus dikembangkan sehingga dpaat memperkarya pembelajaran dalam kelas konvesional
- Motivasi, multimedia dapat membuat pembelajaran lebih menarik siswa akan mnedapatkan berbagai sumber belajar dengan TIK.
E-learning dapat diselenggarakan dalam beberapa model, yang menurut Rasthy (1999) dibagi menjadi 3, ketiga macam tersebut dijelaskan sebagai berikut:
- Model Adjunet model E-learning ini digunakan untuk menunjang sistem pembelajaran tatap kuka dikelas.
- Model Mixed/Blended model ini merupakan E-learning menjadi bagian tidak terpisahkan dari pembelajaran. Misalnya pembelajaran teori.
- Model darinh penuh/Fully online dalam model ini E-learning digunakan untuk seluruh proses pembelajaran mulai dari penyimpanan bahan belajar, interaksi pembelaran, dan evaluasi pembelajaran. Salah saty contoh model ini adalah open course were ynag dikelola oleh massahussets institut of tecnology (MIT). Dilaman http:llocw.mit.edu/imdex.htm